SKINHEAD A WAY OF LIFE..??!!!!!!
Sebelumnya gw sadur dr myspace soulboy79… So Whats next..? puluhan tahun skinheads telah menjanjikan sesuatu…a way of life? Dan banyaklah diantaranya yang datang dan pergi. Lalu apa yang pasti terjadi? Bands..bands..dan bands..dengan fanzine-fanzine mereka,dengan pemikiran-pemikiran yang malang melintang. Ribuan anak-anak muda telah mengusungnya ke jalan-jalan, dengan emblem-emblem slogan yang tertempel erat di jaket-jaket mereka,menceritakan sejarah-sejarah yang pernah melintas dalam kehidupan mereka…69’s george marshall datang dengan pride and proudnya, tentang sesuatu yang selama ini mereka ingin dapatkan dalam sekelebat kehidupan mereka. Lalu sekarang berakhir dengan cerita usang tentang peride and proud mereka..crucified tentang apa? Aksi hari ini terhadap dirimu yang tak pernah terselesaikan? Semua menjadi tua kusut dan kosong seperti kehidupanmu. Produk dan produk tumpang tindih mengisi sekujur tubuhmu yang telah terlalu lemah untuk mengusung semuanya, perlahan tapi pasti, kehilangan arah dan pemikiran-pemikiran kesempurnaan seorang skinheads yang sejak lama telah tertanam dalam vena nadimu sejak kau mulai mengenalnya. Lagi dan lagi kekosongan kembali mengisi segalanya, resistensi yang datang dan pergi dengan beribu alasan…kematian otak yang cepat dan terimunisasi jutaan gelombang kemajuan jaman dan pengetahuan yang kian menjemukan…tersita pemikiran untuk mendapatkan hari esok yang lebih baik, masa depan yang lebih mulia dan terperosok dalam jurang-jurang mematikan komsumtif tanpa keseimbangan aksi dalam kehidupanmu..kematian dalam scene…! “Dalam beberapa dekade ini skinheads di Indonesia telah mengalami banyak perkembangan pesat. maraknya penggunaan internet dan media-media lain semakin mempermudah skinhead- skinhead di Indonesia dalam memperoleh informasi terkini dari seluruh penjuru dunia. tidak bisa dipungkiri lagi, pengadopsian sub-kultur skinheads atau yang telah menjadi counter-culture pada saat ini telah banyak bergeser menjadi sesuatu yang baru, sebuah kultur yang bernama Skinheads Indonesia dengan banyak percampuran antara sub-kultur dan budaya indonesia. Bahkan pada masa- masa awal skinheads di indonesia, skinheads-skinheads pejaten jakarta pernah mengikrarkan SHARP . atau bahkan pada tahun 2000an, dimana skinheads- skinheads bandung pernah memboomingkan RASH di sana maka sampai saat ini hanya musik, fashion dan gaya hidup “ala” skinheads indonesia yang berkembang pesat disini, regenerasi telah sukses dilakukan, skinheads ada dimana-mana diseluruh penjuru Indonesia.Tentu saja ini merupakan suatu hal yang membanggakan bagi kita semua, dengan semua jerih payah kita dalam mempertahankan ke-existensian kita di scene ini. tetapi sudahkah pola pemikiran kita ikut berkembang seiring dengan banyaknya progress yang telah kita raih saat ini? lewat lyric dan lagu mereka bercerita tentang ketidak adilan, hidup yang semakin sulit dan attitude yang boleh dikatakan tangguh..tetapi benarkah dalam keseharian dan pola hidup mereka tidak ada suatu kemunafikan besar disitu??? Di Indonesia, banyak pendapat yang mengatakan bahwa skinheads adalah suatu bentuk "aman" dari banyaknya pola sub- kultur ataupun counter kultur yang banyak digemari oleh para remaja di indonesia saat ini. lewat dandanan mereka yang cenderung "aman" dan pasti akan disukai oleh orang tua mereka dirumah. akibatnya banyak terjadi krisis identitas disini.disini kita akan mencoba melihat pemahaman diri kita sendiri sebagai seorang skinheads melalui proses-proses yang terjadi ketika kita menjalani apa yang telah kita dapatkan dan ppahami dari skinheads itu sendiri..saat ini budaya instant telah banyak membuat "regenerasi" kita atau bahkan orang-orang lama dalam komunitas skinheads sendiri hanya menjadi seorang pecundang dalam kulturnya sendiri..terjebak dalam pemahaman "Pride&Proud" yang salah dan gencarnya pola hidup konsumtif berlebihan menjadi proses dari awal mulanya "Perang kelas" didalam kultur skinheads itu sendiri di indonesia Kenyataan itu sendiri makin diperburuk dengan adanya suatu kepahaman yang menyatakan bahwa skinheads itu tidak berpolitik. sungguh suatu era yang amat kelam mengingat bahwa skinheads adalah seseorang yang Clean, Smart and Tough. seorang skinheads pada dasarnya adalah seseorang yang sangat politikal sekali, politikal disini dijabarkan sebagai taktik atau cara hidup seorang skinheads dalam dunia nyata. ya, politik hidup, bukan politik kepentingan ataupun kebencian. Roddy Moreno pernah dengan jelas mengatakan " Skinheads is a Working Class Protest" yang dapat digambarkan bahwa skinheads itu adalah seseorang yang pintar dalam menjalani dan mensiasati kehidupan mereka yang tidak pernah berpihak kepada mereka yang hidup dalam tatanan masyarakat kelas pekerja. Tidak bisa dipungkiri bahwa skinheads adalah budaya kelas bawah atau kelas pekerja yang hanya akan dapat dipahami dan dijalani dengan benar olah orang-orang yang memang berasal dari kelas tersebut. bahkan seorang "Gary Bushell" sendiri mengakui bahwa dia yang berasal dari kelas menengah/atas! tidak pernah merasa mendapatkan suatu attitude yang sempurna dari mereka (Skinheads- Skinheads) yang memang jelas-jelas berasal dari kelas menengah ke atas, (walaupun di indonesia sendiri khususnya jakarta kita tidak bisa terlepas daripada peranan-peranan penting mereka2 yang berasal dari ekonomi yang mapan, masuknya media2 yang saat itu hanya bisa dibeli oleh mereka yang mempunyai kondisi keuangan lebih, cd-cd dan banyak lagi mode-mode fashion…) lalu bisakah mereka yang berasal dari kelas-kelas menengah atas tersebut menjalani skinheads dengan sebaik-baiknya? BISA!!! Dengan bentuk solidaritas dan keyakinan yang sama mereka pun bisa memiliki hal-hal yang disebutkan diatas, the right attitude, smart and tough! tidak seperti mereka yang berasal dari kelas bawah/kelas pekerja (membuat mereka dapat dengan mudahnya mencerna apa skinheads itu sendiri) persamaan nasib, standar tingkat pendidikan, masalah-masalah perekonomian yang sama hingga kedekatan mereka dengan kehidupan jalanan telah membuat para skinheads-skinheads kelas pekerja menjadi suatu Gang yang kuat. di indonesia sendiri tanpa disadari perbedaan kelas-kelas tersebut telah semakin lama meruncing akibat dari kurangnya "proses" pemahaman itu sendiri. disini kita selalu melihat apa yang dinamakan "PROSES" ,dan bukanlah "HASIL" !!! memang sangat mudah untuk menjadi seorang skinheads disini,memakai boots&braces, Crop hair,levis jeans dan lain-lain akan menjadikan seseorang ter-image kan sebagai seorang skinheads.tetapi attitude-attitude seorang skinheads sejati yang berasal dari hati dan kepala tidak pernah akan pernah dapatkan bila mereka sendiri berasal dari kelas menengah dan memiliki kondisi sosial lingkungan yang dari kelas mereka sendiri. Skinheads adalah suatu hal yang amat sangat serius, menjadi seorang skinheads tidaklah mudah (tentunya yang dimaksud adalah the right attitude ) ,ini terlihat dari banyaknya orang-orang yang telah silih berganti datang dan pergi dalam komunitas skinheads itu sendiri di indonesia, ‘gang-gang yang bertahan biasanya adalah gang-gang dengan pemahaman kuat yang memang telah menjalani proses menjadi seorang skinheads itu sendiri dan kebanyakan memang mereka yang hanya berasal dari golongan kelas-kelas pekerja. kerasnya pola hidup dan lingkungan mereka telah membangun "Warriors Code" mereka dengan kuat dan juga menjadikan mereka sebagai seseorang yang provokatif dan seorang ahli politik "jalanan". pride and proud yang mereka kenali ialah perasaan pride and proud dengan menjadi seorang skinheads dengan pemikiran-pemikiran seorang skinheads dan tingkah laku / a way of life skinheads itu sendiri dan menyebabkan mereka amat sangat protektif didalam komunitas mereka dan loyalitas yang tinggi terhadap komunitas dan sesama skinheads lainnya., bukan sekedar perasaan pride and proud seorang skinheads yang telah mengenakan "bens-sherman,Doc.mart atau hal-hal fashion lainnya yang hanya akan menimbulkan rasa iri, acuan-acuan persaingan dan meruncingkan kesenjangan sosial satu sama lain. sangat ditekankan bahwa tidak ada larangan untuk tetap mengikuti fashion-fashion tersebut, hanya saja bila di iringi dengan attitude yang bagus dan selama tidak berlebihan juga tetap menjunjung tinggi "Warriors Code" seorang skinheads itu sendiri. meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa kultur ini masuk ke Indonesia melalui Fashion dan Musik terlebih dahulu. Tetapi, tidaklah benar jika kita harus selalu menjadi seorang yang “tersalib” dalam hal konsumtif..beberapa contoh dapat kita tela’ah terlebih dahulu, kenapa ada “MODS”, “HARDMODS”, dan pada akhirnya terlahir kultur SKINHEADS??? Tidaklah lebih daripada terciptanya perang kelas di ere-era 67-69. Kaum- kaum atas bertahan dengan mods dan attitude konsumtif mereka, sedangkan mereka yang berasal dari kelas-kelas bawah bertransformasi menjadi hardmods dan untuk kemudian menjadi skinheads di era-era berikutnya (uraian lebih lanjut mengenai transformasi tersebut, terdapat dalam “skinheads a way of life” newsletter..) Jadi pada akhirnya ,sedikit uraian disini bisa dikatakan bahwa proses yang dimaksud ialah proses dimana ketika seorang skinheads telah menjalani apa yang telah mereka yakini dan mereka pahami. bukan hanya sekedar teoritis dan wacana saja. sampai kapan kita akan terus berbicara teoritis dan historikal saja mengenai apa itu skinheads, karna yang jelas skinheads itu untuk dijalani dan bukan diperdebatkan baik dari kita maupun ke jenjang akademis lainnya. bisa dikatakan bahwa inilah saatnya untuk mengembalikan skinheads-Skinheads ke jalanan dimana mereka berasal.. pentul
February 21st, 2008 at 6:37 pm
NATIONALITY MAKE YER LATER FACIST THINK… ( IF YER DUN THINK CLEARLY )
February 21st, 2008 at 6:39 pm
KNOW THE HERITAGE , STAY THE ROOT , STAY ORIGINAL CAUSE THE ORIGINAL ONE NEVER GIV UP DEM GUN
October 6th, 2008 at 2:51 am
kelas menengah ke atas? itu dari sisi ekonomi bung! dari sisi strata dan status sih semua orang yang di perbudak oleh yang namanya gaji sudah pasti seorang kelas pekerja. Selama kita masih punya atasan, kita tetap kelas pekerja!
skinhead dengan semua dogma merk-nya.. ben sherman? levis? lee? fred perry? penguin? doc martens? solovair? merc?
Mahal! Tapi kalau kita, skinhead, mau bekerja keras dan menabung, kita bisa mempunyai semua itu.. walau untuk ukuran di Indonesia, memang mahal. selama kita mampu, kenapa kacang? hah!
Bukan sombong, saya punya ben sherman, belinya uang darimana? menabung! Saya juga punya fred perry, beli baru? Tidak bung! saya beli di pasar loak. doc marten? sekarang saya punya yang baru, itu hasil menabung! dulu saya beli bekas dari teman atau beli barang2 hasil carding.
Saya bangga memakai ben sherman saya, karena itu dari keringat saya sendiri.
I earn what i own!
hah!
Suatu gigs ada sponsor? Masa bodoh! hah! Toh kita masih memakai brand2 ternama yang notabene di buat di sweatshop di se antero bumi ini. Doc marten yang sekarang di buat di China dan Thailand.. karena apa? Cheap labour! low cost high profit!
Terakhir. Musuh SKINHEAD itu hanya RASISME! masa ngomong2 kapitalis masih memakai produk2 kapitalis?! nongkrong di circle k?, masa ngomong2 media masih suka posting2 di internet? kadang suka tertawa sendiri jadinya.
terakhir. Skinhead bukan Punk. Tetapi kita selalu bersama! mengerti?
warm regards,
-bovver-
October 6th, 2008 at 3:25 am
Oi!
orang yang di perbudak dengan gaji dan atasan sudah pastinya bekerja!!
tapi ingat apa selamanya KITA?? LU?? mau di perbudak dengan gaji dan atasan?? bukan kah lu di beri OTAK untuk berfikir dan bisa mengembangkan pola pikiran dengan bekerja tanpa harus di PERBUDAK???
dan bisa membuka LAPANGAN PEKERJAAN tanpa harus MEMPERBUDAKI orang yg BEKERJA dengan kita?? PERNAH LU BERFIKIR UNTUK ITU?? HAH!!!
kalo KITA?? LU?? berfikir menjadi SKINHEAD HANYA UNTUK MENCARI BEN SHERMAN,LEVIS,LEE,FRED FERRY,DOC MART, MERC, tanpa memikirkan bahwa masih banyak yang bisa di lakukan selain itu, SO KENAPA MESTI JADI SKINHEAD UNTUK ITU??? HAH!!
ENTAH KITA?? LU?? MAU SOMBONG ATAW TIDAK mempunyai barang2 yang di sebutkan diatas setidaknya 1 dari banyaknya barang diatas SUDAH MELEBIHI DARI CUKUP!! HAH!!
BARANG2 YANG KITA?? LU?? PAKE SUDAH MENJADI BARANG2 MERK TERKENAL DI SEANTERO BUMI INI, TAPI INGAT!! MENJADI ORIGINAL TIDAK MELUPAKAN APA YANG SUDAH MENGAKAR ITU ADALAH PRIDE DAN PROUD YANG SERING DI ELU2KAN OLEH SKINHEAD!!
KALO KITA?? LU?? MERASA MENJADI SKINHEAD HIDUP DENGAN SPONSOR SILAHKAN JALANIN HIDUP LU DENGAN SPONSOR!! HAH!!
INDONESIA TIDAK PERNAH HIDUP RASISME!! INDONESIA HIDUP DENGAN BERBAGAI RAS, SUKU, AGAMA YANG BERBEDA!! MENGERTI!! HAH!!
TERAKHIR BUAT KITA?? LU?? YANG MIKIR SEBELUM MENJAWAB!!
SKINEHAD ADA KARENA BUDAYA, PUNK ADA KARENA IDEOLOGI, MENGERTI!!! HAH!!
THINK BEFORE ANSWER
BEERS
QQ BRETEL (INGAT! PAKE NAMA BUKAN EMBEL2 HURUF YANG GAG JELAS)
October 8th, 2008 at 8:36 pm
nama saya dido.
Masih ingat?
Dulu mungkin kita pernah kenal.
Sampai bertemu kembali ki.
-dido-
October 8th, 2008 at 8:40 pm
one more thing.
i think before i wrote those answer.
take care.
and sponsor never drive me, it doesn’t mean i am against media.
and i am not a fencewalkers who talk much and hang out with the swastikas.
see you.
-dido-
October 8th, 2008 at 11:11 pm
mungkin gw msh inget..
karena waktu dan keadaan yang jarang mempertemukan kita..
dan satu lagi, coba cari dimana ada skinhead yang mengagung2kan swastika dan kumpul bersama gw dan yang laennya??
karena menurut gw yang mereka agung2kan adalah rasa PERTEMANAN yang sangat TINGGI sehingga harus menyingkirkan yang namanya SOLIDARITAS.
di sini juga gw TIDAK pernah menyuruh untuk AGAINST dengan MEDIA, tapi setidaknya tahu bahwa dari dulu sampe skrg blum ada media yang menyatu dengan SKINHEAD.
lihat di forum http://www.traditionalskinhead.com dan interaksi dengan SKINHEAD di seluruh dunia untuk saling berinteraksi dan tukar pikiran.
thats so wh i always write this “BASIC” think that everybody dont want to read it…
and not talk to much and do NOTHING..
beers
see you soon
QQ bretel
October 8th, 2008 at 11:29 pm
halo…sekedar menimpali komen2 di atas…bagaimana jika pergerakan skinhead di sini kita maknai lebih dengan misalnya mencari cara untuk memajukan kaum pekerja yang tertindas. misalnya dengan membantu mereka meningkatkan skill yang mereka punya atau apapun, sehingga posisi tawar mereka bisa lebih tinggi di luar. kurasa kita lebih butuh itu daripada perdebatan masalah fashion, musik, sponsor, way of life and so on…
October 9th, 2008 at 2:57 am
hahahaha..
lupa yah?
di jogja juga ketemu..
jaman elu sering ke bandung juga sering bareng..
di bukit terus dmana lagi yah? taman dansa di parc.
kata siapa? kata saya Q.
yeah! what ever you say lad..
we will cross path.
Yes! See You SOON! agreed.
-dido-
October 9th, 2008 at 6:59 am
hahahaha….
1. parc februari 2005
2. mataram attack I (bulan lupa) 2005
3. punk piknik jogja (bulan lupa) 2006
4. soulshakedownparty (bulan lupa) 2006
5. mataram attack II (bulan lupa) 2006
6. TRL (bulan lupa) 2007
6. mataram attack III (bulan lupa) 2007
7. mataram attack IV juni 2008
kalo di liat dari waktu dan tempat, jarak tahun dan bulannya, apa bisa di katakan rutin ketemuannya?? dan apa bisa dikatakan yakin bahwa segala sesuatunya bisa di pastikan dengan kebenaran??? hahahha…
btw memajukan scene skinhead banyak caranya, salah satunya dengan tulisan di blog yang di perdebatkan ini, kedua gw buka usaha dan setidaknya membuka lapangan pekerjaan bwt temen2 skinhead yg memang niat utk “BEKERJA” dan menambah “ILMU”, setidaknya menambah “SKILL” walaupun tidak termasuk dalam hitungan “SKILL” dunia PEKERJAAN sesungguhnya.
so, what about you?
beers
qq bretel
October 9th, 2008 at 8:07 pm
baiklah. sukses terus ya…
October 12th, 2008 at 10:35 pm
aminn..
February 28th, 2009 at 1:27 pm
let’s take ur boot and danse with us..
February 28th, 2009 at 1:28 pm
kunjungi http://jogjaskinhead.co.nr/
June 2nd, 2009 at 8:13 am
menurut gw, skinhead INDONESIA,yap “INDONESIA”:pribumi!!!bukan cina,arab,india,malaysia dll..harus lebih peka terhadap budaya racism terhadap kaum pribumi…ini negara kita bung!!!jangan mau diperbudak oleh bangsa atau ras negara lain!!! yang harus kita awasi itu CINA-CINA yang telah memonopoli ekonomi negara kita!!!ingat,PEKA!!
June 2nd, 2009 at 8:15 am
gw bukan seorang RACISM cuma NASIONALIS yang baru belajar koq…hehehe…
June 2nd, 2009 at 8:59 pm
“”menurut gw, skinhead INDONESIA,yap “INDONESIA”:pribumi!!!bukan cina,arab,india,malaysia dll..harus lebih peka terhadap budaya racism terhadap kaum pribumi…ini negara kita bung!!!jangan mau diperbudak oleh bangsa atau ras negara lain!!! yang harus kita awasi itu CINA-CINA yang telah memonopoli ekonomi negara kita!!!ingat,PEKA!!”"
cuman ada satu tanggapan gw buat yang ini!!:
CINA YANG LEBIH BANYAK BEKERJA KERAS ATAW PRIBUMINYA YANG SUDAH TERLENA DENGAN KEADAAN MALAS!!?? maaph bung! INDONESIA tidak pernah di perbudak oleh negara laen seperti di JAMAN BELANDA/PORTUGIS/JEPANG/INGGRIS yang banyak munculnya perbudakan…. tapi saat ini INDONESIA diperbudak oleh sesama pribuminya!! ingat..SEJARAH!!
June 6th, 2009 at 10:51 am
SEJARAH,bagai pisau bermata dua…setuju?!hehehe….
btw gw setuju with your opinion dude….
jd siapa yg salah dong???hihihi….
PRIBUMI,NON PRIBUMI,or SYSTEM???
apa lo setuju klo pribumi yg diprioritaskan???
apa mesti berlaku HUKUM RIMBA???
apa yg mesti “KITA” lakukan sebagai SKINHEAD??
mesti APATIS??mesti NASIONALIS??mesti RACIS??
apa gw salah pernah bilang ke CINA: go to hell dengan barongsai mu!!??karena gw pernah di Rasiskan dengan kerja sebagai design grafis dengan gaji Rp1.000.000 tapi dengan yg bermata sipit(cina) dibayar Rp 2.500.000 dengan kualitas dan kuantitas yg sama???(sori jd curhat)but ini pengalaman gw lho….hehehe
apa gw salah dengan memukul CINA yg telah menghina dengan berkata:pribumi adalah kaum budak”??
mereka pikir dengan uang,semua harga diri manusia bisa dibeli???
what about you???
kita punya kualitas bung!!!
ini terjadi disekitar kita !!!(ciyee…hehehe)
June 7th, 2009 at 8:22 pm
pengalaman lu memang berbeda dengan pengalaman gw bung…
gw memang blum pernah bekerja utk cina, karena dasar dari dalam diri gw lebih baik gw berusaha utk tidak bekerja dengan mereka tapi pengalaman gw terjadi seperti cerita di bawah ini…
pengalaman gw justru perbudakan yang terjadi di perkantoran pada umumnya khusus utk tingkat BANK2 SWASTA yang ada di JAKARTA di andili oleh pihak2 “INDIA”, “SINGAPURA”, dan “MALAYSIA”…
apa salah jika gw bilang ke INDIA/SINGAPUR/MALAYSIA: URUSIN NEGARA LU daripada MENGAMBIL JATAH DI INDONESIA(apalagi di sektor PERBANKAN)??
karena gw pernah bekerja di BANK SWASTA dengan notabene mereka lebih mengutamakan karyawan yang memang lulusan dari INDIA/SINGAPUR/MALAYSIA di banding dengan lulusan INDONESIA????
apa gw salah memberontak utk mengatakan tidak kepada ATASAN gw utk lebih menghormati orang pribumi daripada mengutamakan sesamanya???
apa gw harus menjadi nasionalis dan racist utk mendapatkan apa yang gw inginkan?? tentunya TIDAK!! gw lebih memikirkan daripada gw di perbudak, lebih baik gw ambil kesempatan dan keadaan dengan melakukan yang lebih baik, seperti gw mengatakan TIDAK melanjutkan kerja di BANK itu dan gw mencari yang lebih baik ataw setidaknya berusaha utk melakukannya sendiri.
jadi menurut gw apa yang elo lakukan dan perbuat bukan menjadi pernyataan SALAH atw BENAR, melainkan apa harus kita pertahankan keadaan yang sama ataw kita berbuat sesuatu yang lebih baik tanpa harus menghadapi keadaan yang sama sebelumnya.
itulah KUALITAS gw bung!!
dan itu yang terjadi di sekitar kita !!
June 24th, 2009 at 5:52 am
CINA YANG LEBIH BANYAK BEKERJA KERAS ATAW PRIBUMINYA YANG SUDAH TERLENA DENGAN KEADAAN MALAS!!??
setuju
ini yang harus kita lawan
dengan cara menyadarkan saudara2 pekerja kita yang harus bekerja lebih giat dan memintarkan saudara2 kita dalam hal pengetahuan hak buruh juga lebih berpikir untuk tidak hanya menjadi hard worker tapi juga menjadi smart worker
do something…
June 24th, 2009 at 6:16 am
YAP..
memberi pengertian itu susahnya berlipat ganda kepada sodara2 pekerja kita …kenapa?? mereka sudah terlalu lelah dan capek untuk berfikir keras, karena keadaan mereka yang memang selalu berada di bawah garis kemiskinan, tp tidak ada salahnya untuk terus mencoba dan mencoba, selama ada keinginan maka akan ada hasil yang akan di capai..
tp ingat..melakukan sesuatu bukan atas suruhan/tindakan/keinginan orang lain terhadap diri kita, melainkan muncul dari dalam diri pribadi sehingga mencapai titik tertinggi untuk melakukannya..
give it hard try..
cheers
June 25th, 2009 at 11:25 pm
hallo…salam knal dari saya
saya mau tanya apakah menjadi seorang skinhead harus selalu memakai docmarten..fredperry atau produk produk yang lain yang sangat identik dengan skinhead…
apakah menjadi seorang skinhead harus selalu minum minum???
mungkin ini pertanyaan sederhana yang ingin saya tanyakan ,,,namun saya sangat ingin tahu…
terima kasih…
June 25th, 2009 at 11:42 pm
holla…met kenal juga.
kalo skinhead sudah menjadi bagian di dalam diri kamu dan sudah tertanam dalam darah di nadimu, maka kamu akan berfikiran bahwa fred ferry, docmart dan produk lainnya adalah kebanggaan dan pelestarian dari budaya yang telah ada dan berjalan selama lebih dr 40 thn. produk2 itu bukanlah lagi keidentikan seseorang untuk menjadi skinhead tapi memang sudah menjadi bagian dalam skinhead itu sebagai jalan hidup.
ketika suatu budaya mulai runtuh oleh perkembangan jaman apa yang akan kamu lakukan? tentunya dengan bangga dan yakin untuk mempertahankan dan ngejalanin sampai tiada batas.
minum-minum, sex, narkoba dan hal sejenisnya itu adalah kegiatan yang dilakukan oleh siapa saja. tanpa harus menjadi seorang skinhead, kamu bisa melakukan hal2 diatas. itu adalah pilihan kamu untuk melakukannya ataw tidak. jadi pertanyaan apakah seorang skinhead HARUS selalu minum2?? TIDAK HARUS.. itu terserah kamu mau melakukannya atw tidak.
ok mungkin penjelasan singkat ini bisa menjawab keingintahuan kamu.
kalo mai lebih detail, bisa datang aja ke PONDOK KELAPA TROJAN SKINS.
cheers
qq
October 19th, 2009 at 10:03 am
halo met kenal brother
gue cuma mau nanya satu kata aja UNITED
masalahnya yang gue tau nih masih banyak para skinhead yang berselisih dingin hanya gara2 beda paham mengenai media
nah bagaimana nih cara menyikapi permasalahan ini?makasih
October 20th, 2009 at 7:00 pm
halo, lam kenal juga..
UNITED???
sebenernya yg di united kan itu apanya kebersamaan? pertemanan? ideologi? atw yg laen?
utk menyikapi masalah ini cuman ada satu kata PENYIKAPAN..
kalo sdh ada penyikapan dan tau sbnrnya SKINHEAD itu seperti apa terhadap media mainstream, maka tidak akan ada yang namanya MASALAH…
cheers